Makanan Berlemak Belum Tentu Jahat

||
es krim"Hanya karena sebuah produk berlabel 'bebas lemak' atau 'rendah lemak' tidak berarti itu sehat atau bahkan lebih rendah kalori," ujar Jared Koch, ahli gizi di yang juga penulis buku Clean Plates NYC, New York, AS.

Plus, menurutnya tubuh kita membutuhkan lemak yang sehat dalam bentuk makanan untuk membuat dinding sel menjadi kuat. Lemak dibutuhkan untuk menyerap vitamin penting. Pun mengatur hormon kita. Berikut adalah makanan penuh lemak yang sebenarnya lebih baik untuk Anda dibanding jenis sama yang rendah lemak. Yang perlu Anda perhatikan adalah porsi asupannya.

Selai kacang

Tentu, selai kacang tinggi lemak dan kalori. Dua sendok makan selai kacang mengandung sekitar 190 kalori dan 16 gram lemak. Tapi apakah itu alasan untuk membeli selai kacang versi rendah lemak? "Lemak dalam selai kacang adalah lemak tak jenuh tunggal yang sehat, telah terbukti menurunkan peradangan, meningkatkan kadar kolesterol yang sehat dan melawan lemak perut," kata Erin Palinski, RD, CDE, LDN, CPT, penulis Belly Fat Diet for Dummies. "Mengurangi lemak selai kacang juga ikut mengurangi lemak yang sehat dan menggantinya dengan gula." Yang terbaik adalah membeli versi yang tanpa tambahan gula.

Susu
"Susu diperkaya dengan vitamin A dan D, merupakan vitamin yang larut dalam lemak, tersimpan dalam hati dan diperlukan untuk penyerapan nutrisi penting lainnya," kata Palinski. Ini alasan Anda sering melihat susu skim dengan tambahan vitamin A dan D. Tetapi jika Anda mencari ekstra kalsium dari susu Anda, segelas susu skim bisa menjadi pilihan terbaik Anda.

Kue kering
"Garam, gula dan lemak berfungsi memberikan rasa, Jika Anda membuang satu dari ketiganya, yang lain akan bertambah buat menggantikan peran yang hilang. Ini dilakukan  agar  makanan tetap terasa gurih dan  lezat dilidah," ulas Koch. Kesimpulannya, kue kering rendah lemak atau bebas lemak memiliki banyak gula tambahan atau high-fructose corn syrup (HFCS) ."  Efek buruk dari terlalu banyak gula di dalam tubuh adalah menyebabkan kadar trigliserida tinggi, yang meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner serta kenaikan berat badan.

Keripik kentang
Baiklah, semua mungkin sepakat tak ada banyak manfaat kesehatan yang bisa ditemukan dalam camilan penuh lemak ini (kebanyakan juga tinggi garam), Tapi memilih jenis camilan ini yang rendah lemak atau bebas lemak juga belum tentu lebih baik. Sebab, beberapa merek menggunakan lemak sintesis yang tugasnya meniru lemak sesungguhnya. Lemak sintetis bagi sebagian orang dapat menyebabkan kram usus atau diare. Tetaplah pada porsi kecil keripik yang biasa (bukan rendah atau tanpa lemak) atau lebih baik lagi, coba versi panggang, yang tidak mengandung lemak palsu sama sekali.

Es krim

Tentu terdengar seperti gagasan yang bagus mengasup es krim bebas lemak. Artinya Anda bisa bebas memakannya setiap saat. Hati-hati: "Lemak membantu Anda merasa kenyang Tanpa lemak itu, Anda akan tetap makan karena terus merasa lapar," kata Palinski. Bukan hanya gram lemak dalam setiap kemasan es krim yang membuat Anda gemuk, kalorinya pun bisa mendongkrak bobot tubuh. Jadi hanya karena bebas lemak atau rendah lemak tak berarti Anda bisa mengasupnya banyak-banyak.

Makanan beku
Jenis makanan ini paling banyak ditemukan sekarang, serta paling populer karena kepraktisannya. Belum lagi anak-anak pun gemar menyantapnya. Nah, kalau ada pilihan rendah lemak, kenapa tidak?  " Masalahnya yang rendah lemak  memiliki natrium lebih dari produk yang biasa," kata Julie McGinnis, MS, RD, seorang ahli diet yang juga pemilik The Gluten Free Bistro. Orang dewasa tidak boleh mengasup garam lebih dari 2.300 mg sodium per hari. Makanan olahan yang rendah lemak mengandung setengah kebutuhan garam tubuh Anda dalam sehari. Yang Anda butuhkan adalah makanan segar.

Yogurt
Manis, dingin dan lembut, yogurt adalah makanan sehat yang populer buat 'ngemil'. Versi penuh lemak mengandung sekitar 8 gram lemak per porsi sedangkan rendah lemak sekitar 4 gram lemak per porsi. "Tapi beberapa merek yogurt rendah lemak menebus kurangnya lemak dengan pemanis buatan," kata McGinnis. Dan penelitian telah menunjukkan bahwa pengganti gula bisa merangsang nafsu makan Anda, sehingga tubuh lebih mendambakan makanan manis dan meningkatkan risiko kenaikan berat badan.