Sssst....mungkin 'perintah' itulah yang sering kita dengar saat masih kecil dulu. Kita diimbau oleh keluarga untuk berlari-lari sambil sssst...diam. Mana bisa coba?!
Kebiasaan tidak berteriak itu pun kemudian tanpa sadar mulai terbawa hingga kita beranjak dewasa. Berteriak kemudian menjadi sebuah hal yang pantang dilakukan. Padahal, benar tidaknya hal itu sebenarnya tergantung dari tempatnya juga. Sebab, seperti yang kita ketahui bersama, berteriak tidak selalu buruk adanya.
Sama seperti teknik berbicara pada diri sendiri, berteriak pun terbukti bisa melepaskan beban berat yang membebani hati seseorang. Hanya saja agak sulit memang jika Anda ingin melakukannya di kota, rumah, atau jalanan yang dipadati oleh khalayak ramai.
Meski begitu, Anda tetap bisa melakukan teriakan pelepas stres ini saat sedang travelling ke alam bebas, misalnya di hutan, alam liar, dekat air terjun, atau pinggir tebing yang luas, di mana tak banyak orang berkeliaran.
Untuk melakukan teknik pelepas stres satu ini, Anda memang harus pandai-pandai mencari tempat dan waktu yang pas, sebab tidak setiap hari Anda bisa melakukannya. Selain di alam bebas, Anda juga bisa melakukan teriakan melegakan saat sedang bermain game yang menegangkan, seperti roller coaster, tornado, halilintar, dan sebagainya.
Dengan teriakan, maka secara tidak sadar kita melampiaskan dan mengeluarkan seluruh jeritan hati yang terpendam selama ini. Jadi, jika Anda bertanya apakah boleh berteriak?! Maka jawabnya, tentu saja, selama waktu dan tempatnya mendukung hal itu.