Selain rasanya yang pedih tak karuan, ada lagi yang bikin wanita ngeri jika sampai terluka di bagian tubuhnya, yaitu bekas luka. Luka akan meninggalkan noda di kulit jika penyembuhannya tidak sempurna, dan noda ini membuat kulit tidak mulus lagi. Memakai baju yang terbuka di bagian itu pun menjadi tidak mungkin lagi kecuali Anda cukup percaya diri dan cuek.
Bekas luka saja sudah bikin pusing, apalagi jika Anda berbakat muncul keloid jika terluka, yaitu bekas luka timbul yang biasanya berwarna gelap, gembung dan kadang gatal. Secara penampakan, bekas luka ini tentu sangat mengganggu karena mirip daging tumbuh. Seringkali keloid juga berwarna merah dan nampak tebal mengilat.
Banyak orang mengira keloid ini tidak bisa dihilangkan, namun teknologi dan perkembangan kedokteran sudah punya solusi untuk masalah ini. Beberapa di antaranya bisa Anda coba dengan konsultasi pada dokter yang bersangkutan terlebih dahulu.
1. Injeksi Steroid
Cara ini paling dikenal dalam menghilangkan keloid. Dengan serangkaian injeksi dengan triamcinolone acetonida atau corticosteroid lainnya, ukuran keloid bisa mengecil. Namun suntikan ini menyakitkan sehingga butuh pembiusan. Setelah efek bius habis, rasa sakit bisa sangat menyiksa.
2. Operasi
Operasi tidak selalu jadi solusi yang paling tepat. Pada penderita keloid, operasi justru bisa menimbulkan keloid yang lebih parah. Operasi harus dikombinasikan dengan treatment lain agar berjalan efektif.
3. Radiasi
Radiasi bisa mengurangi pembentukan keloid jika segera dilakukan ketika luka itu sedang dalam penyembuhan. Namun prosedur ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dan tidak efektif jika terlambat dilakukan.
4. Kompres silikon
Selama berbulan-bulan setiap harinya luka ditutup dengan plester yang mengandung bahan pengompres, biasanya silikon. Setelah rentang waktu tertentu, ukuran dari keloid akan mengecil.