Cegah Stroke Dengan Buah Dan Sayur. Banyak hal yang dapat minimbulkan masalah kesehatan pada tubuh seseorang, Gaya hidup kurang sehat, kurang berolahraga, kurang gerak sampai kurang tidur adalah beberapa persoalan yang dapat merugikan kesehatan, Dan ujungnya yang lazim kita jumpai adalah masalah Obesitas, jantung dan stroke.
"Duduk di depan komputer selama jam kerja menyebabkan kurangnya aktivitas gerak. Ditambah jika bekerjanya di ruangan ber-AC. Kondisi dingin membuat perasaan lapar terus, jadi nyemil terus," tutur Prof Dr Ir Ali Khomsan selaku Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor saat dihubungi okezone beberapa waktu lalu.
Jika sudah mengalami kegemukan dan tidak segera diantisipasi, maka tubuh pun akan rentan terserang penyakit. Salah satunya stroke.
"Orang dengan obesitas, mereka cenderung tidak memerhatikan apa saja asupan dan kurang diseimbangkan dengan aktivitas geraknya," imbuh Prof Dr C Hanny Wijaya selaku pakar gizi.
"Orang menjadi gemuk itu kan karena asupan makanan, jadi tak terbakar dan tersisa di dalam tubuh. Sisa-sisa makanan yang tak terbakar itu bisa jadi lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh dapat menyebabkan terjadi penggumpalan darah (salah satu penyebab stroke)," tambahnya.
Sebagai solusi, Prof Hanny menyarankan agar tak terjadi penggumpalan darah yang menyebabkan stroke, para profesional yang sibuk sebaiknya secara rutin rutin mengonsumsi makanan-makanan yang dapat mengurangi penggumpalan darah, yaitu makanan-makanan yang mengandung porifenol, seperti sayuran, buah-buahan, dan bawang-bawangan.
Selain itu, masalah kedua penyebab stroke, adalah penyempitan pembuluh darah. Prof Hanny menjelaskan, penyempitan pembuluh darah ini dikarenakan banyaknya masukan lemak jenuh, kolesterol, dan faktor usia lanjut.
"Biasanya ini dikarenakan faktor usia yang telah lanjut. Tapi bagi orang muda pun, jika lemak jenuh yang tak habis dicerna akan tersimpan dalam tubuh sehingga lebih mudah terserang stroke," tutupnya.